In My Dream's

Your Live in Your Hand

Pengobatan HIB 28 April 2010

Filed under: Bioteknologi kesehatan — Ayy @ 14:23
Tags: , , ,

Dulu pengobatan bisa dilakukan dengan memberikan antibiotik. Sekarang antibiotik saja tidak cukup ampuh untuk membunuh bakteri tersebut, karena bakteri Hib banyak yang sudah kebal. Di Amerika diperkirakan 40% bakteri Hib resisten terhadap antibiotik ampisilin. Hal  ini menyebabkan para ilmuwan kesehatan memusatkan perhatian mereka pada upaya pencegahan penyakit Hib. Mereka memutuskan bahwa imunisasi Hib adalah cara yang paling praktis dan efektif untuk mencegah terjadinya penyakit akibat bakteri Hib ini. Di beberapa negara, vaksinasi Hib telah dimasukkan ke dalam jadwal imunisasi wajib untuk bayi dan balita.

Vaksin HIB


Pemberian vaksin Hib sedini mungkin dapat melindungi bayi dan balita dari serangan meningitis, pneumonia, dan epiglotitis. Menurut dr. Fransiscus Chandra, Direktur Medikal GaxoSmithKline (GSK), Vaksin Hib berisi komponen PRP-T (konjugasi polyribosyl-ribitol phosphate dengan tetanus taxoid) yang terbukti memberikan kekebalan tubuh paling optimal dibandingkan dengan vaksin konjugasi Hib dengan bakteri lainnya. Pemberian vaksin Hib saat ini telah direkomendasikan oleh Badan Kesehatan Dunia (WHO). Untuk bayi usia 2-6 bulan diberikan imunisasi Hib sebanyak tiga dosis dengan interval satu bulan. Bayi berusia 7-12 bulan diberikan sebanyak dua dosis dengan interval waktu satu bulan.

Sedangkan anak berumur 1-5 tahun cukup diberikan satu dosis. Mengingat Hib lebih sering menyerang bayi kecil (26% terjadi pada bayi berumur 2-6 bulan dan 25% pada bayi berumur 7-11). Vaksin Hib tidak dianjurkan diberikan pada bayi di bawah dua bulan, dinilai belum dapat membentuk antibodi. Setelah pemberian vaksin, efek samping yang mungkin timbul adalah demam, nyeri, atau bengkak pada tempat suntikan.

Vaksin Hib yang kali pertama dilisensi adalah vaksin polisakarida murni yang dipasarkan di US pada tahun 1985 (Atkinson W, Hamborsky J, McIntyre L, Wolfe S. ed, 2006). Respon imun terhadap vaksin tergantung pada umur orang yang diimunisasi. Anak berusia di bawah 18 bulan tidak menghasilkan respon positif terhadap vaksin ini, sehingga banyak terjadi penyakit HIB pada kelompok umur tersebut. Pada tahun 1988, vaksin ini ditarik dari pasar.

Dari hasil penelitian, didapatkan hasil bahwa anak yang mulai diimunisasi HIB pada umur di atas 2 tahun, mempunyai kecenderungan terkena diabetes mellitus yang lebih tinggi. Peningkatan jumlah penderita diabetes telah terjadi di Inggris dan Amerika (J. Bart Classen, 2002).

Mahalnya harga vaksin Hib merupakan salah satu penyebab meningkatnya jumlah penderita meningitis di Indonesia.

Beberapa kombinasi dari vaksin Hib dan lainnya telah dilisensi di Amerika Serikat. Kombinasi vaksin Hib dengan diphtheria-tetanus-pertussisvaksin polio dan vaksin Hepatitis B yang tersedia di AS. World Health Organization (WHO) telah mensahkan beberapa kombinasi vaksin Hib, termasuk pentavalent diphtheria-tetanus-pertussis-hepatitis B-Hib, untuk digunakan di negara-negara berkembang.

Pengenalan vaksin Hib di negara-negara berkembang tertinggal di belakang negara-negara maju karena beberapa alasan. Biaya dari vaksin yang besar dibandingkan dengan standar EPI vaksin.  Miskin pengawasan terhadap penyakit penyakit dan rumah sakit tidak memadai untuk mendeteksi penyakit, dan banyak ahli percaya bahwa Hib tidak ada di negara mereka. Akhirnya, pengawasan kesehatan di banyak negara telah diusahakan menggunakan  vaksin yang sekarang mereka mencoba untuk sampaikan.

Untuk mengatasi masalah ini, GAVI Alliance mengambil peran aktifnya dalam vaksin. GAVI menawarkan banyak subsidinya dari vaksin Hib untuk negara-negara yang tertarik menggunakan vaksin, serta dukungan keuangan untuk vaksin suntikan dan aman.  Selain itu, GAVI menciptakan inisiatif Hib.  Inisiatif Hib yang menggunakan kombinasi mengumpulkan dan menyebarluaskan data yang ada, penelitian, dan advokasi untuk membantu negara-negara dalam mengambil keputusan untuk menggunakan vaksin Hib. Saat ini 61 dari 72 negara-negara berpenghasilan rendah yang berencana memperkenalkan vaksin pada akhir 2009.

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s