In My Dream's

Your Live in Your Hand

NYAMUK TRANSGENIK ANTI MALARIA 3 Januari 2010

Filed under: Bioteknologi kesehatan — Ayy @ 07:31
Tags: , , ,

Malaria disebarkan oleh parasit bersel tunggal Plasmodium, dan menyebar di sebagian daerah Asia, Afrika serta Amerika tengah dan latin. Penyakit ini ditularkan ke manusia melalui gigitan nyamuk Anopheles (Anopheles gambiae). Setiap tahunnya 300 juta orang sakit akibat malaria dan sekitar sejuta orang di seluruh dunia meninggal akibat penyakit itu. Sejumlah 90% kasus terjadi di Afrika sub Sahara, di mana seorang anak meninggal akibat malaria setiap 30 detik.

Para ilmuwan menciptakan nyamuk hasil rekayasa genetika yang kebal terhadap malaria, yang mampu bertahan lebih baik dari nyamuk biasa yang menularkan penyakit itu. Penelitian ini adalah strategi baru untuk mengendalikan penyakit tersebut, dengan cara menyebarkan nyamuk transgenik ke alam bebas. Mereka berharap nyamuk baru ini akan dapat berkembangbiak dan mengalahkan nyamuk pembawa penyakit.

Nyamuk itu membawa gen yang dapat menangkis infeksi dari parasit malaria. Nyamuk jantan dengan testis bersinar mirip neon (flourescent) bisa menjadi kunci dalam memberantas penyakit malaria. Nyamuk hasil modifikasi genetika ini diharapkan dapat menyelamatkan ribuan nyawa di Afrika, Asia, dan Amerika Selatan.

Nyamuk jantan itu, nantinya, akan kawin dengan serangga betina di alam bebas. Hasil perkawinan antara nyamuk jantan hasil modifikasi genetika dan nyamuk betina liar akan mengurangi populasi nyamuk liar yang menyebabkan penyakit malaria yang mematikan. Di laboratorium, nyamuk transgenik dan nyamuk biasa dibiarkan menggigit tikus yang terinfeksi malaria.

Sewaktu nyamuk-nyamuk tersebut berkembang biak, jumlah nyamuk transgenik yang dapat bertahan hidup lebih banyak dari nyamuk pembawa penyakit. Setelah sembilan generasi, 70% nyamuk yang ada adalah nyamuk yang kebal terhadap malaria.

Para ilmuwan juga memasukkan gen GFP (green fluorescent protein atau protein berpendar hijau) ke nyamuk transgenik sehingga mata nyamuk berpendar warna hijau. Nyamuk baru itu memiliki tingkat kemampuan bertahan lebih tinggi dan menghasilkan telur lebih banyak. Namun ketika kedua jenis nyamuk menyedot darah yang tidak terinfeksi, keduanya bersaing sama kuat.

Nyamuk transgenik yang memiliki kemampuan mengacaukan pertumbuhan parasit malaria akan membuat organisme sulit berkembang setelah dimusnahkan dari satu daerah

Sumber : Presentasi Mata Kuliah Bioteknologi Hewan, FMIPA, 2008.

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s